Sebelomnya udah pernah dikenalin sekilas apa itu Fat Tailed Gecko. Sekarang, kenalan lebih jauh lagi untuk tahu seluk beluk FT sedikit lebih mendalam…

Seperti Leopard gecko (Eublepharis macularius ), Fat Tailed Gecko adalah jenis gecko yang mempunyai kelopak mata, dari Famili gekkonidae dan subfamili Eublepharinae.Memiliki bentuk tubuh dan ukuran yang mirip dengan LG, tapi mempunyai cara beradaptasi yang berbeda dengan LG. Secara umum Fat Tailed Gecko adalah jenis yang sangat jinak, sedikit pemalu dan bersikap berbeda terhadap manusia yang dibanding dengan LG. Mereka merupakan makhluk malam

Mereka impor dari Afika Barat, penyebaran meliputi Senegal sampai Cameroon sebelah Utara. Habitat aslinya berupa padang rumput, bebatuan di bukit, hutan terbuka, tepian-tepian sungai.

Penampakannya gampang dikenalin kok, ciri khasnya itu loh buntutnya gemuk banget, ekornya ngga cuma buat ajang keren-kerenan tapi berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan. Fat Tailed dibagi dalam dua pattern, pertama dengan strip putih di punggungnya, dan yang kedua tanpa strip. Biasanya terdiri dari beberapa warna, yang paling sering adalah warna gelap dan terang.

Mereka memerlukan kelembaban ekstra, lebih dari 50%. Di siang hari suhu bekisar 29-32 C, Menjelang Malam hari harus diturunkan menjadi 24-27 C.

Fat tailed geckos dapat diberi makan jangkrik dan mealworms. Fat tailed geckos dewasa bisa diberi makan superworm atau maxworm.untuk dewasa pemberian makan cukup 2 atau 3 kali sehari, untuk masih bayi bisa 1 atau 2 kali sehari. Sebelum memberi makan sangat dianjurkan untuk memberikan tambahan vitamin yang berisi kalsium dengan cara diolesikan ke jangkrik atau mealworm.

Ehem terakhir, mengenai jenjang perkawinan, musim kawin FT itu sekitar bulan Desember. Telur akan menetas dari 15 s/d 40 hari setelah perkawinan. Jumlah nya biasanya 5 clucthes.

Sumber: