TUJUAN EKONOMI
Jika kebijakan ekonomi tidak dijalankan maka di dalam suatu negara yang akan terjadi tidak akan stabilnya perekonomian di suatu Negara. Di dalam ekonomi tujuan yang penting meliputi:
  • Stabilitas ekonomi
Banyak hal yang mempengaruhi stabilitas ekonomi dimana bila salah satunya ada yang naik dampaknya akan mempengaruhi seluruh sektor.
Contoh : kenaikan harga BBM.
  • Pertumbuhan ekonomi
Terjadi pertumbuhan di sektor produksi. Kebutuhan seseorang akan bertambah dan tidak ada habisnya. Masalah ini dapat diatasi dengan cara menaikkan produksi yang akhirnya berdampak pula terhadap ekonomi.
  • Pemerataan ekonomi
Bagi Negara lain ada yang menganggap Indonesia telah maju dalam hal ekonomi,namun ada juga yang menganggap Negara Indonesia belum maju dalam hal ekonominya. Ada yang merasakan namun ada juga yang tidak merasakan ekonomi sehingga muncul teori dualisme ekonomi.
Makassar, Jakarta, bandungdan sebagainya hanya kota ini saja yang berkembang di Indonesia padahal ada beribu-ribu kota di Indonesia.
Jika harga harga naik maka akan terjadi Inflasi. Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain: konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidak lancaran distribusi barang.
Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Ada banyak cara untuk mengukur tingkat inflasi, dua yang paling sering digunakan adalah CPI dan GDP Deflator.
Macam-macam Inflasi
Inflasi dapat digolongkan menjadi empat golongan, yaitu inflasi ringan, sedang, berat, dan hiperinflasi
a. Inflasi ringan terjadi apabila kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun
b. inflasi sedang antara 10%—30% setahun
c. berat antara 30%—100% setahun
d. dan hiperinflasi atau inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikan harga berada di atas 100% setahun.
Sebab-sebab terjadinya Inflasi
Inflasi dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu tarikan permintaan dan yang kedua adalah desakan produksi dan/atau distribusi. Untuk sebab pertama lebih dipengaruhi dari peran negara dalam kebijakan moneter (Bank Sentral), sedangkan untuk sebab kedua lebih dipengaruhi dari peran negara dalam kebijakan eksekutor yang dalam hal ini dipegang oleh Pemerintah seperti fiskal, kebijakan pembangunan infrastruktur, regulasi, dan sebagainya yang akan berdampak pada harga barang naik, jika harga barang naik maka akan berdampak pada menurunnya produksi dan keuntungan perusahaan pun menurun. Ketika perusahaan tidak bisa melakukan produksi maka perekonomian pun akan hancur perlahan lahan. Konsumen cenderung membeli barang jika harganya murah.kemungkinan orang akan mengganti pola konsumsinya atau mengganti dengan barang lain.